SEJARAH SINGKAT SMA NEGERI 9 TANGERANG

Pendidikan merupakan kebutuhan yang cukup penting bagi manusia, karena melalui pendidikan akan diperoleh pengetahuan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Bertolak dari hal itulah animo masyarakat untuk mendapat pendidikan sangat besar sekali, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah Tangerang dan sekitarnya, sehingga SMA Negeri 27 Jakarta di Tangerang tidak mampu menampung keinginan masyarakat tersebut. Untuk mengatasi hal itu, maka pada tahun 1977 SMA Negeri 27 Jakarta membuka kelas jauh antara lain di Ciledug dan Ciputat, dan pada tahun itu pula, sebagian kelas SMA Negeri 27, jalan makam pahlawan yang sekarang dikenal dengan SMA Negeri 2 Tangerang. Di Kecamatan Ciledug dibuka kelas jauh karena SMA Negeri 27 Jakarta dan Tangerang memperoleh informasi bahwa di Ciledug ada gedung yang bisa digunakan untuk proses belajar mengajar untuk siswa SMA. Tapi setelah di cek ternyata gedung yang dimaksud berada di kawasan Kreo, sebalah kiri Kelurahan Kreo yang sekarang SD Kreo 1.

Karena rencana pembukaan SMA dilaksanakan secara mendadak sehingga dikhawatirkan tidak mendapat siswa, maka tahun pertama pendaftaran siswa baru dilaksanakan di SMP Ciledug (SMP Negeri 1 Ciledug). Hal ini dimaksudkan untuk menjaring anak-anak lulusan SMP Ciledug yang akan melanjutnya ke SMA. Siswa-siswi yang masuk SMA Ciledug merupakan siswa yang terlambat mendaftar ke sekolah-sekolah negeri yang lain (baik sekolah Jakarta maupun Tangerang) atau siswa yang mendaftarkan ke Tangerang tetapi karena tempat tinggalnya dekat Ciledug, kemudian dianjurkan mendaftarkan ke Ciledug.

Pada tahun 2003 Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang menambah SMA Negeri yang ada di Kota Tangerang untuk memenuhi animo masyarakat Kota Tangerang khususnya di wilayah Ciledug yang semakin lama semakin berkembang, maka tepatnya pada tanggal 28 Juni 2003 disepakati untuk didirikan 3 SMA Negeri secara bersamaan yaitu SMAN 8 Tangerang, SMAN 9 Tangerang dan SMAN 10 Tangerang, mulai Tahun Pelajaran 2003/2004.

Pada tanggal 17 Juli 2003 dmulailah proses kegiatan belajar mengajar (KBM) SMA Negeri 9 Tangerang dengan Kepala Sekolah dijabat sementara oleh Kepala SMA Negeri 3 Tangerang yaitu Drs. M. Hidayat Arifin yang sekarang menjadi Kepala SMA Negeri 7 Tangerang dengan dibantu tenaga pengajar yang diminta dari SMA Negeri 3 Tangerang, hal ini dikarenakan pada saat itu SMA Negeri 9 Tangerang masih bergabung dan menempati gedung SMA Negeri 3 Tangerang. Dan pada bulan Mei 2004 s.d Juni 2008 Kepala Sekolah Definitif SMA Negeri 9 Tangerang Drs. Lili Kusmaya (sekarang Kepala SMA Negeri 10 tangerang) mulai memimpin SMA Negeri 9 Tangerang hingga dilanjutkan oleh Drs. Kadari sampai sekarang.

Sejalan dengan berlangsungnya KBM Pemerintah Kota Tangerang memberikan tempat/gedung sekolah sendiri yang berlokasi didaerah Kunciran tepatnya di Jalan H. Jali No. 9 Kelurahan Kunciran Jaya Kecamatan Pinang. Pada tanggal 16 Mei 2004 proses KBM dan seluruh siswa Siswa SMA Negeri 9 Tangerang resmi pindah dari SMA Negeri 3 Tangerang untuk menempati lokasi baru diwilayah Kunciran. Pada saat itu tenaga pengajar tetap hanya berjumlah 6 orang yang berasal dari SMA Negeri 3 Tangerang yang dipindah tugaskan ke SMA Negeri 9 Tangerang serta tenaga Honorer. Setelah beberapa bulan kemudian akhirnya SMA Negeri 9 Tangerang sudah memiliki tenaga pengajar dan Staf TU yang cukup memadai.

Waktu terus berjalan membawa SMA Negeri 9 Tangerang pada perubahan dan peningkatan mutu sekolah yang semakin baik, sehingga banyak prestasi yang membanggakan mulai diraih diberbagai bidang seperti, Olah Raga, Seni maupun Akademik. Antara lain Menjuarai Pencak Silat, Futsal, Apresiasi Seni yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tangerang serta baru-baru ini mendapatkan Juara 2 Olimpiade Sains Kimia Se-Propinsi Banten. Kini dalam waktu kurang lebih 3 tahun SMA Negeri 9 Tangerang sudah memiliki 23 ruang belajar, yang terdiri dari 19 ruang kelas, 1 ruang Laboratorium Bahasa, 1 ruang Laboratorium Komputer, 1 Rruang Perpustakaan serta 1 ruang Laboratorium IPA (Fisika, Biologi, Kimia) serta tenaga pengajar yang berjumlah 40 orang dan Staf TU 12 orang. Demikianlah sejarah singkat pengalaman SMA Negeri 9 Tangerang sejak awal keberadaannya sampai saat ini.